Hindari Microsleeping saat Berkendara dengan Cara Berikut

Microsleeping merupakan kondisi di mana pengemudi tiba-tiba tertidur sekejap saat sedang berkendara. Meski hanya sebentar, microsleeping bisa mengakibatkan situasi fatal seperti mobil keluar jalur atau menabrak kendaraan lain maupun pembatas jalan. Oleh sebab itu, biarpun mobil Anda sudah diproteksi dengan asuransi kendaraan, tidak berarti Anda bisa bersantai dan mengabaikan keamanan berkendara Anda.



Lalu, apakah microsleeping bisa dicegah? Jawabannya adalah bisa. Untuk mengetahui cara-caranya, silakan simak ulasan lengkapnya berikut:

·         Waspadai Tekanan Darah Rendah

Untuk mencegah microsleeping, Anda sangat dianjurkan untuk mengecek tekanan darah terlebih dahulu sebelum mengemudi, terutama jika Anda memang memiliki kondisi tekanan darah rendah. Pasalnya, penderita tekanan darah rendah lebih rentan mengantuk. Apabila Anda harus melakukan perjalanan yang cukup panjang dan lama, serta punya darah rendah, sebaiknya Anda mengajak orang lain agar bisa mengemudi secara bergantian.

·         Jaga Pola Makan

Kelelahan pasti dirasakan jika Anda menempuh perjalanan jauh. Oleh karena itu, Anda perlu kembalikan tenaga dengan mengonsumsi makanan yang dapat dicerna tubuh dengan mudah. Selain itu, pilih makanan yang sehat seperti telur, buah, sayur, dan kacang-kacangan. Hindari konsumsi makanan berat yang justru membuat Anda mudah mengantuk.

Istirahat Secara Berkala

Dalam perjalanan panjang seperti mudik yang bisa memakan waktu puluhan jam berkendara, jangan lupa untuk mengistirahatkan diri Anda secara berkala. Idealnya, beristirahatlah setiap 2 jam – tepikan mobil di rest area atau swalayan, keluar dari mobil, dan hirup udara segar serta renggangkan otot-otot badan.

·         Cuci Muka, Mengobrol, dan Nyalakan Musik

Meskipun microsleeping dapat terjadi tiba-tiba, berkendara di malam hari pada jam normal Anda tidur adalah saat-saat paling rawan dan paling berisiko. Makanya, keberadaan co-driver yang duduk di samping Anda sangat penting karena co-driver bisa sesekali mengajak Anda mengobrol sambil memantau situasi. Anda juga bisa nyalakan musik untuk menstimulasi tubuh agar tetap terjaga.

Apabila rasa kantuk sudah semakin besar, jangan paksakan diri Anda. Sebaiknya tepikan kendaraan dan cuci muka dengan air dingin. Dengan begitu, sensasi segar air bisa menyingkirkan rasa kantuk.

·         Berhenti Mengemudi dan Istirahat

Sudah mencoba cara-cara di atas tapi rasa kantuk masih tak tertahankan sampai Anda semakin susah melek? Kalau iya, jangan paksakan diri dan segera cari tempat pemberhentian yang aman seperti rest area, lalu tidur sejenak. Jadi, tubuh Anda akan bisa beristirahat dengan cukup dan Anda akan kembali merasa segar saat terbangun. Setelah itu, baru lanjutkan kembali perjalanan Anda. 

Itulah cara untuk mencegah microsleeping saat Anda berkendara. Semoga informasi di atas bermanfaat!

Post a Comment

0 Comments